Ibu rumah tangga,  mahasiswi, karyawan,  jadi reseller bisnis penghasilan puluhan juta / bulan, modal kemauan dan android aja. Daftar bisnis gratis disini!!

#KerjaDariRumah #BisnisDariRumah
Reseller Indonesia | Reseller kecantikan | Reseller Nu Skin  |

Jangan Abaikan Masuk Angin Karena 11 Penyakit Ini Bisa Dibawanya

Masuk angin merupakan kondisi di mana tubuh kita merasa kurang nyaman karena meriang, pusing, sampai demam. Penyakit ini sering diderita oleh orang-orang. Sayangnya, masuk angin dianggap remeh karena dianggap hanya penyakit ringan dan akan hilang dalam sejenak.



Masuk angin bisa terjadi karena pengaruh dari buruknya cuaca, kondisi tubuh yang menurun atau bisa juga karena virus yang menyebar. Banyak orang meremehkan masuk angin dan menganggapnya sebagai gejala penyakit ringan. Namun nyatanya masuk angin yang tidak segera diobati, membuat penyakit ini tidak kunjung sembuh sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari.

Bukan hanya masuk angin, namun pergantian cuaca juga bisa menyebabkan gejala buruk lainnya bagi kesehatan seperti halnya perut kembung.  Bagi anda yang kurang suka mengonsumsi obat-obatan, maka anda bisa menggunakan cara-cara alami dalam mencegah sekaligus mengatasi datangnya masuk angin serta perut kembung.  Anda bisa memanfaatkan bumbu dapur anda seperti jahe, lemon serta madu untuk mengatasi gejala masuk angin anda. Adapun gejala orang masuk angin adalah:
  • Kepala sering pusing
  • Panas atau demam naik turun
  • Bahaya cegukan
  • Tenggorokan yang terasa sakit
  • Rasa pegal- pegal pada tubuh
  • Kurang enak badan
  • Penyebab pilek tidak kunjung sembuh
  • Gejala diare
  • Cepat lelah
Jika anda mengalami gejala-gejala tersebut di atas, anda harus segera tanggap supaya masuk angin bisa dicegah dan tidak lebih parah sehingga memperburuk kesehatan dan menghambat aktivitas. Berikut tips mencegah serta mengatasi masuk angin yang bisa anda terapkan pada kehidupan sehari- hari anda.

Cara Mencegah Masuk Angin

  1. Hindari keluyuran di malam hari
Salah satu penyebab masuk angin yang banyak dialami oleh seseorang adalah bepergian di malam hari. Berbeda saat siang atau pagi hari, angin malam tidaklah bagus bagi kesehatan karena dapat menurunkan daya tahan tubuh akibat kandungan zat asam arangnya. Selain itu angin malam cenderung terasa dingin sehingga tidak baik untuk kesehatan tubuh.  Hal inilah kenapa bepergian di malam hari sebaiknya dihindari.

Bagi anda yang harus keluar saat malam karena ada urusan yang penting maka gunakan jaket yang tebal untuk menghindari angin malam menyapa tubuh secara langsug. Untuk kepala, anda bisa menggunakan helm serta sepatu pada kaki dan masker untuk menghindari adanya zat atau mungkin penyakit yang memungkinkan masuk ke dalam tubuh anda.

  1. Batasi konsumsi es
Mengonsumsi banyak es dapat menyebabkan masuk angin terutama ketika cuaca tidak mendukung tengah terjadi. Periode pergantian cuaca contohnya. Pada musim ini banyak orang mengalami sakit akibat daya tahan tubuh mereka yang lemah. Mengonsumsi es terutama di saat hari tengah terik-teriknya, memang dapat mengurangi dahaga pada tubuh namun sebaiknya anda tetap membatasi konsumsi anda sehingga tidak berlebihan.

Hal lainnya yang harus diperhatikan dalam mengonsumsi es adalah tidak boleh membelinya secara sembarangan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pedagang nakal yang membuat es sebagai produk jualan mereka menggunakan bahan-bahan yang buruk baik kesehatan. Selain itu wadah yang digunakan sebagai tempat es juga tidak higienis sehingga bukan hanya esnya saja yang berbahaya melainkan tempat esnya pun sama berbahayanya.

 Hingga sekarang telah banyak ditemukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang menggunakan gelas tempat es tidak higienis karena tidak dicuci hingga bersih. Selain itu, banyak pedagang yang menjual es  berasal dari air mentah yang mengandung banyak zat berbahaya tanpa melewati proses pematangan air terlebih dahulu.
Menghindari pengonsumsian es yang tidak sehat,  anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Menggunakan bahan serta tempat es yang bersih, tentu es buatan anda lebih aman untuk dikonsumsi.

  1. Jangan terlalu banyak di ruangan ber AC
AC menjadi andalan ketika cuaca tengah panas-panasnya. Namun penggunaan AC sebaiknya dikurangi atau dihindari ketika musim dingin karena buruk untuk kesehatan dan dapat memicu datangnya masuk angin.

  1. Cukupi kebutuhan vitamin C anda
Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang keberadaannya begitu dibutuhkan untuk tubuh. Vitamin C dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak membuat anda mudah sakit. Untuk mencegah datangnya masuk angin, atau mungkin bagi anda yang telah merasakan gejala sakit ini, segera konsumsi vitamin C lebih banyak supaya masuk angin yang anda khawatirkan tidak terjadi.  Gejala awal masuk angin adalah ketika perut terasa kembung serta munculnya rasa sakit pada bagian langit-langit mulut. Bukan hanya buah-buahan  namun anda juga bisa mengonsumsi vitamin C yang kini dijual di apotek.

Vitamin C yang berasal dari produk alam merupakan vitamin C yang lebih baik untuk dikonsumsi dibanding dengan produk olahan pabrik. Anda bisa mendapatkan vitamin C dari banyak jenis buahan-buahan serta sayuran.

  1. Konsumsi air jahe
Minuman jahe menjadi salah satu bahan makanan yang ampuh digunakan untuk mencegah sekaligus mengusir masuk angin. Jahe bukan hanya digunakan sebagai bahan masakan, melainkan juga bisa dijadikan wedang untuk menenami malam-malam anda yang dngin. Wedang jahe yang mampu menghangatkan tubuh dapat mencegah datangnya masuk angin. Dengan khasiatnya yang begitu bagus untuk kesehatan tersebut, tidak heran jika jahe banyak dikonsumsi pada negara-negara yang dingin terutama bagi mereka yang tidak mengonsumsi alkohol.

Bagi anda yang tidak tahan dengan rasa pedas yang ditimbulkan oleh jahe, maka anda bisa menggunakan jeruk nipis untuk mengurangi efek pedasnya.

  1. Konsumsi sup ayam
Sup ayam bukan hanya enak untuk disantap melainkan juga bagus untuk kesehatan seperti menangkal masuk angin. Bagi anda yang terlanjur sakit, sup ayam juga dapat digunakan sebagai alternatif penyembuhan. Orang yang terkena masuk angin biasa mengeluh akan lidahnya yang terasa pahit sehingga kurang berselera jika harus menyantap nasi ataupun roti. Dalam hal ini orang yang masuk angin bisa menyantap sup ayam sebagai gantinya.

Sup ayam untuk penderita masuk angin, sebaiknya dikonsumsi dengan kuah yang masih hangat. Tambahkan pula merica atau lada ke dalamnya. Dengan perut yang kenyang maka istirahat pun akan lebih mudah dilakukan. Istirahat juga menjadi alternatif penyembuh penyakit terutama jika sakit anda adalah buruk dari terlalu banyaknya aktivitas.
  1. Kerokan
Bagi masyarakat Indonesia, tentu tahu betul apa itu kerokan. Kerokan merupakan cara tradisional orang kita untuk mengatasi masuk angin. Kerokan bisa dilakukan dengan cara menggosok terlebih dahulu bagian punggung menggunakan balsem atau dapat pula minyak kayu putih. Selanjutnya siapkan koin dan mulai kerokannya. Kerokan dilakukan hingga bagian tubuh yang dikerok muncul warna merah hingga keunguan.
Kerokan ternyata dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk mengatasi masuk angin karena zat alami thiamin yang dihasilkan dari kegiatan ini. Untuk mencegah masuk angin semakin parah, maka kerokan dapat dilakukan di awal gejala sebelum masuk angin berkembang.
  1. Campuran madu dan teh lemon
Jika anda mencari obat alami yang enak dikonsumsi, maka campuran lemon dan madu merupakan pilihan yang tepat. Madu memiliki banyak kandungan gizi baik yang dapat membantu terjadinya proses peremajaan sekaligus regenerasi pada sel di dalam tubuh. Teh dapat membuat tubuh menjadi lebih tenang sekaligus mempu memerangi zat dan bakteri asing dengan antioksidannya yang tinggi. Pada lemon terdapat vitamin C yang berperan dalam peningkatan daya tahan tubuh. Menggunakan campuran sehat tersebut dapat membantu anda dalam memerangi gejala masuk angin sheingga tidak semakin buruk bagi tubuh. Untuk hasil yang lebih maksimal, anda bisa meminumnya sebelum tidur.
  1. Berkumur – kumur
Berkumur-kumur tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan mulut melainkan juga mencegah datangnya masuk angin. Di negeri sakura, banyak orang yang mengharuskan anaknya berkumur-kumur begitu selesai dari aktivitas mereka. Berkumur dapat menghilangkan kuman yang berkumpul banyak di bagian mulut yang mana bisa memicu datangnya masuk angin.
Agar hasil yang diperoleh maksimal, anda bisa mencampur air hangat yang akan digunakan untuk berkumur  dengan sedikit baking soda serta satu sedok teh garam. Lakukan secara rutin dan kumur secara menyeluruh untuk membilas habis kuman pada mulut anda.
  1. Rebusan dari daun pepaya
Meski rasanya pahit dan jarang diminati, namun nyatanya daun pepaya memiliki khasiat yang tidak boleh diremehkan. Daun pepaya memiliki kandungan berupa antibiotik yang alami yang dapat mengatasi masuk angin. Jika anda tidak tahan dengan rasanya yang pahit, anda bisa menumis daun pepaya sehingga rasa pahitnya berkurang. Namun perlu diketahui jika tumis daun pepaya tidak semanjur air rebusannya.

Cara menggunakan air daun pepaya untuk mengatasi masuk angin cukup mudah yaitu dengan menyiapkan 4 hingga 5 lembar daun yang telah dicuci terlebih dahulu. Rebus menggunakan air lalu tunggu hingga air tinggal separuh. Sesudahnya, anda bisa mengonsumsi air rebusannya. Antibiotik alami tidak hanya terdapat pada daun pepaya melainkan bisa pula anda temukan di bawang putih.
  1. Konsumsi bawang putih
Bahan makanan yang satu ini memiliki begitu banyak khasiat yang dibutuhkan oleh tubuh. Bawang putih bisa digunakan untuk mengatasi masalah gigi serta masuk angin. Bagi anda yang tidak bisa mengunyah bawang putih secara langsung, anda bisa mencampurnya dengan garam lalu menggerusnya. Selain itu bawang putih juga bisa digunakan sebagai elternatif pengobatan dengan cara mencampurnya ke dalam masakan.

Anti biotik alami yang terdapat pada bawang putih dapat digunakan untuk mengobati masuk angin. Zat zatallicin yang cukup tinggi pada bawang putih juga dapat digunakan untuk mencegah tumbuhnya virus serta bakteri pada tubuh.

Ada banyak cara mengatasi serta mencegah datangnya masuk angin. Bagi anda yang gemar membuat jus, anda harus tahu jika ternyata jus juga bisa digunakan untuk mencegah sekaligus mengatasi masuk angin. Cara membuat jus untuk masuk angin cukup mudah yaitu dengan menyiapkan buah anggur, kiwi dan jeruk yang masih segar. Jika sudah dipotong-potong, selanjutnya anda tinggal memblendernya. Nikmati jus buah segar tersebut supaya masuk angin tidak mendekat.

Ramuan Alami Pengusir Masuk Angin
Bagi anda yang kurang suka mengonsumsi obat-obatan dari apotek, anda bisa menggunakan ramuan alami yang nyatanya tidak kalah ampuhnya mengusir masuk angin. Beragam jenis ramuan alami untuk masuk angin, bisa anda temukan di dapur sehingga mempermudah anda dalam membuatnya.
  • Ramuan alami pertama – Bahan yang diperlukan antara lain 6 butir bawang putih dan air kapur sirih. Campur bawang putih dengan air kapur sirih hingga merata. Usapkan air campuran kedua bahan secara merata tengkuk, kaki serta punggung.
  • Ramuan alami kedua – Bahan yang diperlukan adalah satu sendok minyak kayu putih serta sesendok minyak kelapa. Campur kedua bahan lalu gunakan untuk kerokan.
  • Ramuan alami ketiga – Bahan yang digunakan adalah bawang putih 3 siung, gula batu dan satu sendok madu. Kupas bawang putih lalu tumbuk hingga halus. Campur semua bahan dan aduk secara merata lalu saring dan konsumsi.
  • Ramuan alami keempat – Bahan yang dibutuhkan antara lain 25 gram temulawak, 80 gram daun lidah buaya air sebanyak 500 cc, 15 gr jahe serta kencur 20 gram. Bersihkan semua bahan lalu rebus hingga airnya mendidih. Tunggu hingga air tinggal separuhnya. Minum sebanyak 2 kali dalam sehari dalam keadaan masih hangat.
  • Ramuan alami kelima – Bahan yang diperlukan 5 gr pala, bangle 25 gram, 25 lempuyang, satu sendok lada serta air sebanyak 600 cc. Rebus semua bahan yang tersedia lalu tunggu air hingga separuhnya. Konsumsi sebanyak 2 kali saat air masih hangat.
  • Ramuan alami keenam – Bahan yang diperlukan antara lain adalah 25 gr temulawak, 10 gr kulit jeruk purut, cabai jawa 5 buah, 10 gr daun mint serta air sebanyak 600 ml. Setelah air mendidih, saring air rebusan lalu konsumsi dalam keadaan masih hangat sebanyak 2 kali dalam sehari.
  • Ramuan alami ketujuh – Bahan yang digunakan 15 gr jahe, 25 gr kencur, air rebus 400 cc, 3 butir kapulaga untuk kemudian dibersihkan dan direbus. Jika air sudah mendidih dan tinggal setengah, anda sudah bisa mengonsumsinya dalam keadaan hangat
  • Ramuan alami kedelapan – Bahan yang diperlukan adalah daun pepaya sebanyak 2 lembar serta air 400 cc. Cuci bersih daun pepaya lalu rebus menggunakan air dan tunggu hingga mendidih. Tunggu hingga air menyusut separuhnya lalu minum selagi air masih hangat.
  • Ramuan alami kesembilan – Bahan-bahan yang diperlukan yaitu satu rimpang kencur serta sedikit garam. Cara pembuatannya cukup sederhana yaitu dengan mengupas terlebih dahulu kulit kencur lalu cuci hingga bersih. Untuk hasil yang baik, sebaiknya anda mengonsumsi kencur secara langsung dengan campuran garam. Lakukan sebanyai 2 kali dalam sehari lalu minum segelas air putih sesudahnya.
  • Ramuan alami kesepuluh – Bahan-bahan yang diperlukan antara lain cabe merah 1 buah, satu potong gula kepala, sedikit garam, buah asam sebanyak tiga biji, 10 lembar daun jambu biji muda serta air sebanyak 1 liter. Setelah bahan-bahan dicuci, campur semua bahan menjadi satu dan rebus hingga mendidih. Saring terlebih dahulu air rebusannya dan minum sebanyak 2 kali dlaam sehari.

Mencegah Perut Kembung

Perut kembung bukan hanya disebabkan oleh ciri asam lambung dan obatnya serta maag namun juga masalah pola makan kita. Ada beberapa jenis makanan yang banyak mengandung gas yang ketika tidak segera dikeluarkan, akan membuat perut tidak nyaman serta kembung.  Perut kembung juga menjadi salah satu gejala masuk angin. Untuk mengindarinya, anda bisa menggunakan tips yang berikut ini:
  1. Menggunakan minyak gosok
Minyak gosok memiliki banyak kegunaan. Tidak heran jika hampir setiap orang pasti punya minyak gosok untuk berjaga-jaga. Jika perut anda mulai tidak nyaman, anda bisa menggosokkan minyak tersebut pada area perut untuk membuat tubuh terasa lebih hangat. Dengan bentuk yang mungil dan harga yang terjangkau, minyak gosok bisa dengan mudah dibawa kemana-mana. Cara alami dan mudah lainnya adalah dengan menggunakan kain hangat atau botol dengan isi air hangat untuk ditempelkan pada perut.
ads
  1. Kurangi konsumsi minuman berkafein dan susu
Minuman seperti susu serta kafein merupakan minuman yang sulit untuk dicerna. Susu susah dicerna dalam tubuh sehingga menyebabkan perut mudah kembung. Sementara itu, kafein juga menyebabkan perut mudah kembung.
  1. Kurangi konsumsi makanan manis
Kebiasaan mengonsumsi makanan manis seperti halnya cokelat, olahan kue kering atau jenis kue lain ternyata menjadi salah satu alasan kenapa perut kita mudah kembung. Bagi anda yang gemar menggunakan makanan manis sebagai camilan atau pencuci mulut, maka anda bisa membatasinya mulai sekarang. Makanan manis dapat pula menyebabkan berat badan naik karena mengandung kalori yang cukup tinggi.
  1. Jahe hangat
Bumbu dapur yang satu ini tidak hanya mahir mengatasi masuk angin melainkan juga perut kembung. Anda cukup merebus air untuk kemudian ditambahkan jahe serta gula aren ke dalamnya. Air jahe dapat menghangatkan tubuh.
  1. Kapulaga
Rempah-rempah yang satu ini biasa digunakan untuk menambah kelezatan hidangan harian anda. Namun selain itu kapulaga juga bisa digunakan untuk mengatasi perut kembung dengan cara membantu mengeluarkan angin di dalam perut. Kapulaga dapat membuat perut anda kembali normal dan tidak lagi keras.
  1. Kayu manis
Kayu manis dapat digunakan untuk mengatasi perut kembung dengan membantu mengeluarkan udara atau gas di dalam perut. Anda bisa mengobati perut kembung menggunakan kayu manis yang dibuat layaknya minuman teh. Caranya cukup mudah yaitu dengan mencampur kayu manis menggunakan air panas. Seduh lalu minum selagi masih hangat. Untuk menambah rasa manis anda bisa mencampurnya dengan madu.

Makanan Penyebab Perut Kembung
Dalam mencegah perut kembung ada beberapa hal yang bisa anda lakukan terutama dengan cara menghindari makanan penyebab perut kembung sendiri.
  • Beberapa jenis sayuran
Ada beberapa jenis sayuran yang dapat menyebabkan penyebab perut kembung seperti kol serta kubis. Kembung dapat memicu rasa begah sehingga tidak nyaman saat digunakan beraktivitas. Sayuran tersebut mengandung banyak gas yang ketika tidak segera dikeluarkan dari tubuh dapat membuat perut kembung.
  • Minuman yang mengandung soda
Minuman yang mengandung soda banyak digemari karena tidak hanya praktis namun juga rasanya yang nikmat menjadi godaan tertentu. Namun dibalik kepopulerannya, minuman ini termasuk minuman tidak sehat yang dapat membuat perut kembung. Selain itu ada beberapa jenis minuman lain yang harus dihindari jika anda tidak ingin perut anda kembung seperti minuman berkafein serta susu.

  • Beberapa jenis makanan
Ada beberapa jenis makanan yang perlu dibatasi pengonsumsiannya jika anda tidak ingin perut anda menjadi kembung. Makanan yang dapat memicu perut kembung antara lain adalah junk food serta makanan manis. Batasi konsumsi anda pada makanan-makanan tersebut untuk menghindari terhalangnya aktivitas akibat keadaan perut yang kurang nyaman.
  • Makanan dengan kandungan lemak yang tinggi
Makanan berlemak trans bukan hanya menyebabkan berat badan naik melainkan juga dapat membuat perut kembung. Konsumsi makanan yang sehat dan batasi konsumsi makanan berlemak untuk menjaga kesehatan diri anda.
  • Beberapa jenis buah-buahan
Tahukah anda jika ternyata beberapa jenis buah-buahan dapat menyebabkan perut kembung? Melon, pir serta pisang dapat memicu perut kembung.

Rasa begah serta perut tidak nyaman bukan hanya disebabkan oleh gangguan perut seperti gejala penyakit maag atau mungkin akibat asam lambung namun juga bisa karena perut kembung. Perut kembung bisa menyebabkan perut terasa penuh dan keras. Perut kembung bisa terjadi ketika kita mengonsumsi beberapa jenis makanan seperti yang telah disebutkan di atas. Selain itu perut kembung juga bisa terjadi akibat masuk angin.

Masuk angin bisa saja menjadi awal atau gejala dari penyakit berbahaya lainnya. Terutama jika dibiarkan begitu saja tanpa penanganan lebih lanjut. Bahaya-bahaya yang timbul ketika kamu membiarkan masuk angin hinggap di tubuhmu begitu saja.

1. Sesak Napas

Ketika mengalami masuk angin, kamu merasa seperti badanmu berat dengan kondisi kepala yang sakit serta flu ringan dan hidung tersumbat. Pada saat itu juga, imunmu yang lemah dapat menarik debu serta virus yang dapat mengganggu sistem pernapasanmu. Hal ini akan terjadi terutama bagi orang yang punya riwayat sesak napas. Bisa-bisa kamu tiba-tiba merasa pernapasanmu aneh dan mengalami sesak napas dadakan.

2. Maag

Penyakit yang menyerang lambung ini pasti dikira hanya karena tidak ada asupan makanan. Namun, merupakan akibat dari asam lambung yang membentuk angin yang menekan saraf pada lambung. Maka, bila kamu masuk angin, bisa dikatakan kamu merupakan pengidap maag berat. Atur pola makan ya!

3. Sakit Punggung

Punggungmu tiba-tiba terasa pegal dan nyeri banget tak lama setelah masuk angin? Itu ada tahap berikutnya dari masuk angin jika tidak cepat kamu tangani. Terutama jika kamu yang sering tidur dengan tidak mengenakan baju. Terpaan angin dari pendingin ruangan atau kipas angin bisa 'menusuk' pori-pori tubuh dan menekan saraf punggungmu.

4. Masalah Pencernaan

Bagaimana bisa angin memengaruhi pencernaan? Bisa lho! Seperti dikutip dari carahamilsehat-solusi.blogspot.co.id, masalah ini banyak dialami oleh ibu hamil. Secara tidak sadar ketika beraktivitas angin akan masuk ke tubuh kita dan membuat bakteri masuk ke usus besar, terutama saat makan. Hal tersebut diperparah dengan kondisi rahim yang semakin berkembang menyebabkan banyaknya rongga yang akan menghambat pencernaan.

5. Diare

Selain pada ibu hamil, masalah pencernaan juga akan mengidap anak-anak. Hal tersebut diungkapkan dokter Sri Rezeki H. Hadinegoro, Dr., Sp. A (K) dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, seperti dilansir tabloidnova.com. Sri mengatakan masuk angin menjadi gejala awal penyakit yang lebih keras, salah satunya diare. Biasanya diawali dengan perut kembung kemudian membuat saluran pembuangan dan pencernaan jadi tidak teratur. Sri mengingatkan bahwa anak kecil lebih mudah terserang penyakit karena mereka belum bisa menjaga diri sendiri. Nah, peran orang tua atau orang terdekatnya sangat diperlukan.

6. Batuk Keras

Batuk memang biasa diawali dengan yang ringan. Namun, jika dibiarkan begitu saja dengan pola makan yang kurang sehat sampai tidak ke dokter atau mengonsumsi obat, maka akan berujung semakin parah.

Menurut dokter spesialis anak di Rumah Sakit Siloam , batuk merupakan respons dari tubuh untuk mengeluarkan dahak serta membersihkan jalan napas. Hal tersebut akan diperparah jika kamu punya riwayat masalah pernapasan. Maka, sangat disarankan untuk langsung memeriksakan diri ke dokter.

7. Perut Kembung

Memang, perut kembung sepertinya sepele. Namun, bila perutmu jadi keras dan tertarik seperti itu dapat membuatmu kehilangan kesadaran. Perut kembung, dapat terjadi karena dalam perut memang ada kandungan gas atau angin. Namun, kandungan tersebut meningkat akibat masa-masa masuk angin tersebut. Kemudian dibiarkan berlangsung lama akhirnya membuat gas bertambah dan membuat perutmu jadi keras dan tidak enak. Bila dibiarkan begitu saja angin bisa membuat saraf kita tertekan dan membuat tubuh bekerja ekstra keras untuk mempertahankan diri. Nah, bila sudah terlalu lelah, maka kamu akan pingsan.

8. Vertigo

Vertigo dikenal dengan rasa pusing yang akut. Membuat pandangan kita tidak bisa fokus dan tidak bisa melihat dengan jelas. Semua yang di sekitar kita terasa seperti bergerak sendiri dan dalam gerakan yang tidak konstan. Ini diawali dengan pusing kepala dan sakit kepala akibat masuk angin. Bila kamu membiarkannya, terutama bila kamu tidak langsung minum obat.

9. Mudah Lelah

Lelah akan menyebabkan kondisimu tidak bisa menyelesaikan tugas dengan benar. Memang terdengar ringan, tapi bagaimana kalau kamu lelah saat berkendara atau di lokasi-lokasi yang tak mendukung? Lelah akan membuatmu pingsan yang bisa menyebabkan kematian. Angin yang masuk melalui pusar tidak hanya menyebabkan maag, tapi juga bisa membuat sistem imun tubuh dan peredaran darah tak lancar. Gas yang berlebihan menghambat metabolisme tubuh dan menyebabkan tubuh bekerja ekstra untuk melanjutkan proses metabolisme. Itulah kenapa kamu akan cepat capek ketika masuk angin.

10. Jantung Koroner

Penyakit ini bisa menyebabkan kematian. Seperti dikutip dari blog weklina.wordpress.com yang menceritakan pengalam istri temannya, Dina yang meninggal dunia akibat 'masuk angin' yang dibiarkan begitu saja. Dina sendiri mengira kalau hanya masuk angin biasa dan meminta izin pulang untuk beristirahat. Dirinya membeli bubur dan meminum teh hangat setelah itu dikerik. Namun, saat beristirahat, Dina ternyata terkena penyakit jantung yang merenggut nyawanya.
Menurut dokter yang menanganinya Dina mengatakan bahwa masuk anginnya membuat dada sesak serta nyeri. Kemudian, pengidapnya akan merasa mual dan napas yang sulit. Rasa sakit tidak akan hilang membuat jantung kita bereaksi. Kemudian, 'masuk angin' ini yang lebih dikenal dengan angin duduk yang merupakan tanda dari jantung koroner yang dapat membunuh dalam 15 - 30 menit.

11. Stroke

Tidak menyangka? Gejalanya mudah, mulai dari sakit kepala ringan, pusing, vertigo, sampai mual.  Gejala ini adalah tanda awal gas dan angin yang masuk dalam tubuh mulai menyerang saraf utama atau saraf otak kita. Bila dibiarkan begitu saja, tekanan gas tersebut akan membuat saraf kita mati yang berujung pada stroke.

Pada akhirnya janganlah terlalu meremehkan penyakit, meskipun hanya sederhana. Maksimal 'masuk angin' itu selama tiga hari. Bila selama tiga hari kondisi kamu atau orang-orang terkasih masih tidak berubah. Wajib untuk diperiksakan ke dokter.


Previous
Next Post »