Pada usia ini biasanya bayi sudah mulai siap makan makanan padat, walau
beberapa ahli menyarankan untuk tetap hanya memberikan ASI atau formula
hingga 6 bulan untuk mengurangi resiko alergi terhadap makanan selain
ASI dan formula.
Tanda-tanda bayi siap makan makanan padat
Ini adalah ciri-ciri yang perlu diperhatikan walaupun mungkin bayi anda belum melakukan semuanya
– Sudah bisa menegakkan kepala sendiri
– Bisa duduk dengan baik di kursi
– Bisa melakukan gerakan mengunyah
– Berat badan terlihat meningkat hingga kira-kira sudah dua kali lipat berat badan ketika lahir
– Terlihat tertarik pada makanan
– Bisa menutup mulut jika disodorkan sendok
– Bisa memindahkan makanan dari mulut bagian depan ke mulut bagian belakang
– Bisa menggerakan lidah, dan tidak lagi mendorong makanan kelur menggunakan lidah
– Terlihat masih lapar setelah diberi delapan hingga sepuluh kali ASI atau 1200 cc susu formula
– Mulai tumbuh gigi
Makanan ini lebih mudah dicerna dan tidak menyebabkan sembelit pada anak-anak. Potong ubi jalar dan didihkan dengan sedikit air hingga lunak. Pindahkan ke food processor (blender) dan haluskan, tambahkan air atau ASI sedikit.
Bayi menyukai pisang karena rasanya yang manis. Juga, pisang kaya akan serat, sehingga akan sangat membantu pencernaan bayi Anda. Anda juga bisa mencampurnya dengan susu formula atau sedikit ASI.
Sajikan sereal dengan dicampur susu formula atau ASI. Ini akan memberi tekstur dan rasa yang akrab bagi bayi. Sereal juga merupakan salah satu makanan rendah resiko alergi, sehingga cocok untuk bayi 4 bulan. Sereal beras dan oatmeal adalah varietas sereal yang paling rendah resiko alerginya.
Bubur kacang polong dapat menjadi "tebal" apabila didinginkan. Jadi, sebaiknya aduklah dengan sedikit air, susu formula atau ASI pada saat dipanaskan.
Tanda-tanda bayi siap makan makanan padat
Ini adalah ciri-ciri yang perlu diperhatikan walaupun mungkin bayi anda belum melakukan semuanya
– Sudah bisa menegakkan kepala sendiri
– Bisa duduk dengan baik di kursi
– Bisa melakukan gerakan mengunyah
– Berat badan terlihat meningkat hingga kira-kira sudah dua kali lipat berat badan ketika lahir
– Terlihat tertarik pada makanan
– Bisa menutup mulut jika disodorkan sendok
– Bisa memindahkan makanan dari mulut bagian depan ke mulut bagian belakang
– Bisa menggerakan lidah, dan tidak lagi mendorong makanan kelur menggunakan lidah
– Terlihat masih lapar setelah diberi delapan hingga sepuluh kali ASI atau 1200 cc susu formula
– Mulai tumbuh gigi
1. Jalar
Ubi jalar juga baik untuk makanan pertama bayi Anda.Makanan ini lebih mudah dicerna dan tidak menyebabkan sembelit pada anak-anak. Potong ubi jalar dan didihkan dengan sedikit air hingga lunak. Pindahkan ke food processor (blender) dan haluskan, tambahkan air atau ASI sedikit.
2. Wortel
Potong wortel berbentuk tongkat dan rebus selama lebih dari 20 sampai 30 menit.3. Pisang
Pisang dianggap sebagai salah satu makanan alami yang paling sempurna.Bayi menyukai pisang karena rasanya yang manis. Juga, pisang kaya akan serat, sehingga akan sangat membantu pencernaan bayi Anda. Anda juga bisa mencampurnya dengan susu formula atau sedikit ASI.
4. Sereal Bayi
Sereal bayi adalah makanan pertama yang paling direkomendasikan untuk bayi.Sajikan sereal dengan dicampur susu formula atau ASI. Ini akan memberi tekstur dan rasa yang akrab bagi bayi. Sereal juga merupakan salah satu makanan rendah resiko alergi, sehingga cocok untuk bayi 4 bulan. Sereal beras dan oatmeal adalah varietas sereal yang paling rendah resiko alerginya.
5.Alpukat
Jika Anda ingin menghidangkan makanan lengkap nutrisi sekaligus lezat untuk bayi Anda, maka Anda bisa mempertimbangkan alpukat. Potonglah alpukat dan sendok dagingnya. Hancurkan dengan garpu atau haluskan dengan food processor. Tambahkan ASI atau susu formula untuk mendapatkan kekentalan yang diinginkan.6. Apel
Kupas kulit apel dan potong-potong kecil berbentuk dadu, didihkan air lalu kukus apel sampai empuk.7. Pear (Pir)
Pear (pir) adalah salah satu makanan yang paling aman untuk diberikan sebagai makanan pertama bayi Anda. Reaksi alergi terhadap pir jarang terjadi. Pir juga memiliki tingkat keasaman yang rendah, sehingga aman bagi perut bayi.8. Susu
Pada usia ini, ASI akan memberikan seluruh nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi Anda. Bahkan, sebaiknya Anda tidak berpikir untuk mengganti ASI hingga anak Anda berusia minimal 12 bulan. Hal itu dapat menyebabkan resiko kesehatan yang serius.9. Kacang polong
Kandungan serat pada kacang polong membuat makanan ini ideal sebagai makanan pertama untuk bayi And. Kukus kacang polong selama 6 menit dan haluskan dalam food processor, tambahkan sedikit air yang digunakan untuk merebus tadi. Saringlah.Bubur kacang polong dapat menjadi "tebal" apabila didinginkan. Jadi, sebaiknya aduklah dengan sedikit air, susu formula atau ASI pada saat dipanaskan.
Tips:
- Perut bayi hanya seukuran kepalan tangannya. Jangan berharap bayi Anda bisa menghabiskan makanannya. Dia mungkin hanya akan makan sebanyak ½ sendok saja.
- Sajikan makanan kepada bayi selama empat hari berturut-turut. Ini akan membantu Anda melihat tanda-tanda intoleransi dan alergi. Ikuti proses ini sampai bayi Anda telah mencoba berbagai jenis makanan.
- Selalu sajikan sayuran yang dimasak untuk bayi Anda sehingga ia bisa mengunyah dengan mudah. Memasak makanan akan memecah dinding sel bahan makanan tersebut, membuat makanan lebih mudah dicerna oleh bayi.
- Tempatkan sendok dekat bibir bayi dan biarkan dia mencicipi dan mencium aromanya. Jangan heran jika bayi Anda menolak sendok pertama. Tunggu beberapa menit dan coba lagi. Jangan dicekokin.
- Jangan menambahkan garam atau merica untuk makanan bayi.
- Saat bayi Anda terbiasa dengan makanan padat, buatlah bubur dengan lebih padat. Anda cukup menumbuknya saja, tidak sampai menghaluskannya.

ConversionConversion EmoticonEmoticon