Penyakit jantung adalah terhentinya aliran darah yang meskipun hanya
sesaat yang menuju jantung dan mengakibatkan sebagian sel jantung
menjadi mati. Penyakit ini menjadi penyakit nomor satu yang membunuh
jutaan orang dewasa setiap tahunnya di dunia. Pemicu penyakit ini adalah
gaya hidup yang tidak sehat seperti rokok, konsumsi makanan kolesterol
tinggi, kurang berolah raga, stress dan kurang istirahat. Penyakit
jantung bisa dibedakan menjadi penyakit jantung koroner dan penyakti
jantung bengkak. Cara paling baik untuk menghindari penyakit ini adalah
dengan memilih makanan untuk penyakit jantung yang tepat.
Menjaga kesehatan jantung dapat dilakukan dengan
makanan sehat untuk penderita penyakit jantung. Memakan makanan padi-padian utuh, sayuran, buah-buahan, lemak sehat, dan protein yang tidak berlemak.
“Ada banyak sekali buah-buahan dan sayuran dalam berbagai warna,
bentuk, dan ukuran yang baik bagi kesehatan jantung Anda, dan Anda pasti
dapat mengurangi resiko terkena penyakit kardiovaskular dengan
mengonsumsi makanan ini setiap hari.”” kata Julia Zumpano, RD, LD,
seorang ahli diet dari The Cleveland Clinic. “
Memang, produk buah
dan sayuran segar merupakan makanan pokok untuk jantung yang sehat
karena mereka membantu menghapus radikal bebas dalam aliran darah serta
dapat melindungi pembuluh darah.
Semua orang mencari yang satu makanan ajaib untuk jantung sehat namun
sebenarnya jantung sehat tidak di dapat dari satu atau beberapa jenis
makanan saja. Anda perlu mengkonsumsi beragam jenis makanan yang
mengandung aneka nutrisi yang berbeda.
Makanan yang tercantum di bawah ini adalah yang terbaik untuk melindungi jantung dan pembuluh darah.
Semua orang mencari yang satu makanan ajaib untuk jantung sehat namun
sebenarnya jantung sehat tidak di dapat dari satu atau beberapa jenis
makanan saja. Anda perlu mengkonsumsi beragam jenis makanan yang
mengandung aneka nutrisi yang berbeda.
Makanan yang tercantum di bawah ini adalah yang terbaik untuk melindungi jantung dan pembuluh darah.
Yogurt
Penelitian menunjukkan yoghurt dapat melindungi terhadap penyakit gusi.
Jika dibiarkan, penyakit gusi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk
terkena penyakit jantung. Para peneliti dari Jepang menganalisis asupan
makanan dari hampir 1.000 orang dewasa dan menemukan mereka yang
mengkonsumsi yogurt memiliki gusi yang sehat. Laporan yang diterbitkan
dalam Journal of Periodontology mengungkapkan probiotik (alias “bakteri
baik”) sebagai salah satu makanan juara untuk kesehatan gusi. Para ahli
percaya bahwa probiotik dapat membantu untuk melawan pertumbuhan bakteri
di mulut. Probiotik adalah kultur aktif hidup digunakan untuk
fermentasi makanan, seperti yoghurt dan kefir (susu fermentasi), dan
studi menunjukkan bahwa probiotik juga dapat memperbaiki pencernaan dan
meningkatkan kekebalan tubuh, menurut Yoshihiro Shimazaki, DDS, Ph.D.,
dari Universitas Kyushu.
Kismis
Penelitian telah menunjukkan
bahwa antioksidan dalam kismis memerangi tumbuhnya jenis bakteri yang
dapat menyebabkan peradangan dan penyakit gusi. Orang yang memiliki
penyakit gusi akan mempengaruhi terhadap kesehatan jantung.
Biji-bijian
Orang yang makan biji-bijian cenderung lebih ramping dan memiliki
risiko lebih rendah terkena penyakit jantung. Hal ini mungkin karena
biji-bijian mengandung antioksidan, fitoestrogen dan pitosterol yang
protektif terhadap penyakit jantung koroner. Serat dalam biji-bijian
juga memiliki manfaat: berbagai studi menghubungkan diet tinggi serat
dengan rendahnya risiko penyakit jantung. Dalam sebuah penelitian di
Harvard, orang yang mengkonsumsi diet tinggi serat memiliki risiko 40
persen lebih rendah terkena penyakit jantung daripada mereka yang makan
diet rendah serat. Serat larut dalam Biji-bijian juga dapat menurunkan
kolesterol jahat ( LDL ). Jenis biji-bijian dengan kadar serat larut
tinggi adalah gandung, jagung dan beras merah.
Kacang hijau
Mengkonsumsi kacang hijau secara secara teratur baik untuk kesehatan
jantung Anda, dan Anda tidak perlu makan kacang hijau dalam jumlah
banyak untuk mendapatkankan manfaatnya. Sebuah studi yang diterbitkan
dalam Journal of Nutrition menyarankan untuk mengkonsumsi 1/2 cangkir
kacang hijau setiap hari dapat menurunkan kolesterol. Kacang hijau kaya
akan serat larut dan zat lainnya yang berkhasiat untuk menurunkan kadar
kolesterol jahat. Kacang hijau mengandung berbagai nutrisi untuk
melindungi jantung, yakni flavonoid yang bekerja untuk menghambat adhesi
trombosit dalam darah, sehingga dapatr menurunkan risiko serangan
jantung dan stroke.
Ikan Salmon
. Mengkonsumsi ikan 2-3 porsi
dalam satu minggu, dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung
koroner untuk jangka panjang. studi menunjukkan. Ikan seperti salmon dan
tuna mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk menurunkan tekanan
darah dan dapat membantu mencegah irama jantung yang tidak teratur (
aritmia ). Selain ikan salmon dan tuna, minyak biji rami, minyak canola
dan kenari juga mengandung omega-3.
Kacang
. Kacang-kacangan
mengandung banuak vitamin, mineral, lemak tak jenuh tunggal yang
menyehatkan jantung dan rendah lemak jenuh. Penelitian menunjukkan bahwa
orang yang mengkonsumsi kacang-walnut, pecan, almond, hazelnut,
pistachio, kacang pinus dan kacang tanah hampir setiap hari memiliki
jantung yang lebih sehat dan kuat.
Coklat hitam.
Para peneliti
telah menemukan bahwa coklat kaya akan flavanol yang memiliki efek
pengencer darah, dan dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung, serta juga
meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengurangi peradangan.
Orang-orang Kuna di Kepulauan San Blas, lepas pantai Panama, tercatat
memiliki kesehatan jantung yang sangat baik, karena banyak mengkonsumsi
makanan dan minuman yang terbuat dari coklat. Flavanol dalam cokelat
akan membantu meningkatkan fungsi dan menjaga kesehatan pembuluh darah,
sehingga dapat menekan risiko tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2,
penyakit ginjal dan demensia. Beberapa penelitian juga menunjukkan
coklat dapat membantu menurunkan tekanan darah. Senyawa dalam cokelat,
yang disebut epikatekin, meningkatkan oksida nitrat , zat yang sangat
penting untuk kesehatan pembuluh darah. Tingkat berlimpah oksida nitrat
membantu menjaga tekanan darah agar tetap normal.
Tomat.
Merupakan buah yang kaya akan vitamin C, vitamin A, kalium dan serat.
Tomat juga mengandung lycopene, yang akan bekerja sama dengan vitamin
dan mineral lainnya untuk membantu dalam pencegahan dan pengobatan
penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi nutrisi dalam
tomat dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular.
Apel,
dikaitkan dengan rendahnya risiko kematian akibat penyakit jantung
koroner dan penyakit kardiovaskular dalam sebuah studi di Iowa. Peneliti
Finlandia mempelajari data yang dikumpulkan selama 28 tahun dari 9208
pria dan wanita, menemukan bahwa orang yang gemar mengkonsumsi apel
memiliki risiko yang sangat rendah untuk menderita stroke dan jantung.
Flavonoid yang ditemukan dalam apel seperti kuersetin, epikatekin,
epigalokatehin, dan kaempferol memiliki peran kunci untuk mencegah
oksidasi kolesterol jahat ( LDL ), dan mencegah penumpukan plak dalam
arteri, serta menghambat peradangan. Apel juga kaya akan pektin, bentuk
serat larut yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Apel sangat di
anjurkan sebagai makanan sehat untuk penderita jantung.
Aneka buah beri
. Mengkonsumsi buah beri seperti stroberi, blueberry, acai berry,
bilberry, raspberry dan aneka jenis buah beri lainnya dikaitkan dengan
peningkatan tingkat kolesterol “baik” HDL dan menurunkan tekanan darah,
dua hal positif untuk para penderita jantung. Di dalam buah-buahan ini
terkandung berbagai polifenol yang mempromosikan kesehatan yang mencakup
antosianin dan asam ellagic. Polifenol dapat meningkatkan kadar oksida
nitrat, sebuah molekul yang menghasilkan efek jantung sehat. Salah
satunya adalah membuat rileks pembuluh darah, yang kemudian menghasilkan
penurunan tekanan darah.
Delima merah.
Penelitian menunjukkan bahwa delima merah dapat membantu mengurangi
penumpukan plak di arteri dan menurunkan tekanan darah. Para ahli
percaya bahwa manfaat delima merah berasal dari senyawa antosianin di
dalamnya. Dalam sebuah studi pada tahun 2008, peneliti menemukan bahwa
dibandingkan dengan minuman kaya antioksidan lainnya termasuk jus
blueberry, cranberry dan anggur merah, delima merah memiliki kapasitas
antioksidan tertinggi.
Pisang
. Di dalamnya mengandung kalium
yang membantu menjaga fungsi jantung dan keseimbangan natrium serta air
dalam tubuh. Kalium membantu ginjal mengekskresikan kelebihan natrium,
sehingga berkontribusi untuk tekanan darah yang sehat. Mineral ini
sangat penting bagi orang yang memakai obat diuretik untuk penyakit
jantung.
Popcorn.
Mengandung polifenol yang dapat meningkatkan
kesehatan jantung. Popcorn bahkan memiliki polifenol 3 kali lebih banyak
dibandingkan kacang merah.
Teh hijau.
Beberapa bukti terkuat
tentang manfaat teh bagi kesehatan jantung berasal dari berbagai
penelitian. Para ilmuwan menemukan bahwa mereka yang minum teh hijau
setiap hari memiliki kesehatan jantung yang sangat baik.
ConversionConversion EmoticonEmoticon