Osteoporosis adalah salah satu penyakit yang sangat tidak ingin diidap
oleh semua orang. Banyak orang tua yang khawatir jika penyakit ini bisa
menyerang tubuh mereka dan tulangpun menjadi lebih rapuh sehingga mudah
patah dan tentu akan sulit untuk diperbaiki. Osteoporosis bisa dicegah
jika sejak dini kita sudah melakukan banyak gaya hidup nan sehat dan
mengkonsumsi susu yang bisa memperkuat struktur tulang dalam jangka
waktu yang lama. Salah satu cara yang bisa mencegah masalah osteoporosis
adalah dengan mengkonsumsi susu kedelai.
Selain kandungan yang sudah tertulis diatas, ternyata susu kedelai memiliki 3 lagi kandungan yang cukup spesial.
Susu kedelai yang kaya dengan kandungan phytoestrogen ternyata bisa membuat regenerasi tulang menjadi lebih baik. Proses regenerasi tulang dari sel-selnya disebut sebagai proses osteoblastik dan susu kedelai diyakini akan mampu membantu proses ini berjalan dengan lebih baik sehingga tulang pun akan diregenerasi dengan baik dan kekuatannya pun terjaga hingga usia yang tua.
Disamping mengkonsumsi susu kedelai, kita tentu harus melakukan pola hidup yang baik agar kesehatan tulang kita terjaga. Banyak pakar kesehatan yang berkata bahwa perlindungan dari penyakit osteoporosis tentu harus dilakukan semenjak usia kita sekitar 20 tahunan. Selain itu, rajin-rajinlah berolahraga dengan rutin sehingga tulang pun akan mendapat kesehatan hingga jangka waktu yang lama.
Beberapa kandungan dalam susu kedelai yang sangat bermanfaat bagi tubuh antara lain :
Lemak Nabati, Karbohidrat dan Serat
Lemak
nabati adalah jenis lemak yang sangat baik untuk tubuh manusia.
Sedangkan karbohidrat merupakan sumber energi atau tenaga bagi tubuh
tubuh. Dan serat merupakan unsur penting untuk membantu sistem
pencernaan tubuh.
Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin B2 dan Vitamin E
Vitamin
A yang ada pada kedelai berasal dari karoten yang merupakan bahan dasar
vitamin A. Ini sangat membantu kelancaran fungsi organ penglihatan dan
pertumbuhan tulang.
Vitamin B1 atau yang sering
disebut tianin sangat berperan dalam reaksi-reaksi dalam tubuh yang
menghasilkan energi. Sedangkan vitamin B2, atau flavin, merupakan pigmen
yang banyak terdapat pada susu, baik susu sapi, susu manusia, maupun
susu kedelai.
Sedangkan vitamin E memiliki
fungsi melancarkan proses reproduksi dan proses menstruasi, menegah
impotensi, keguguran, dan penyakit jantung kardiovaskuler, meningkatkan
produksi air susu, membantu memperpanjang umur, dan sebagai antioksidan.
Orang yang rajin mengkonsumsi antioksidan akan terlihat lebih muda
ketimbang orang yang jarang mengkonsumsinya.
Mineral
Dalam
susu kedelai terkandung mineral yang berfungsi menambah kekuatan
struktur tulang, gigi, dan kuku, serta dapat menambah daya tahan tubuh
terhadap gangguan penyakit. Selain itu, mineral juga berfungsi dalam
proses reproduksi pertumbuhan tulang mereka yang menuju dewasa.
Polisakarida
Polisakarida
adalah zat yang mampu menekan kadar glukosa dan trigliserida
postpandrial, serta menurunkan rasio insulin-glukosa postpandrial
(setelah makan), Asupan susu kedelai dapat membantu mengendalikan kadar
gula darah yang melebihi batas normal tersebut, sehingga sangat membantu
mengendalikan penyakit gula.
Selain kandungan yang sudah tertulis diatas, ternyata susu kedelai memiliki 3 lagi kandungan yang cukup spesial.
Susu kedelai mengandung Isoflavon
Isoflavon
adalah ikatan sejumlah asam amino dengan vitamin dan beberapa zat gizi
lainnya dalam biji kedelai yang membentuk membentuk flavonoid. Flavonoid
adalah sejenis pigmen, seperti halnya zat hijau daun yang terdapat pada
tanaman yang berwarna hijau. Senyawa ini biasanya memiliki ciri khas,
yaitu mengeluarkan bau tertentu. Bau langu yang terdapat pada biji
kedelai adalah salah satu tanda bahwa dalam biji tersebut terdapat
flavonoid.
Secara ilmiah, flavonoid sudah
dibuktikan mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Dan salah
satu jenis flavonoid yang sangat banyak terdapat pada biji kedelai dan
amat bermanfaat bagi kesehatan adalah isoflavon. Seorang peneliti
Jepang, pada tahun 1998 menganjurkan setiap manusia mengkonsumsi
isoflavon kedelai sebanyak 50-100 mg perhari.
fungsi isoflavon ada banyak,antara lain :
o Melancarkan metabolisme
o Melancarkan pencernaan
o Merupakan nutrisi pelengkap
o Meningkatkan sistem imunitas
o Memperkuat strukturmatriks tulang
o Menstabilkan tekanan darah
o Menurunkan kadar kolestrol darah
o Menstabilkan kadar gula darah
o Mencegah obesitas
o Mencegah penyakit ginjal
o Mengurangi gejala jantung koroner (kardiovaskuler)
o Mengurangi gejala stroke
o Mengurangi gejala rematik dan asam urat
o Mengurangi gejala maag
o Menghilangkan rasa lelah dan lesu
o Mengurangi gejala symptom menopause
o Memperlambat penuaan sel
o Mencegah tumbuhnya kanker, terutama kanker payudara dan prostate
o Menambah daya ingat dengan meningkatkan fungsi kognitif
Susu Kedelai Mengandung High Density Lippoprotein (HDL)
Low
Density Lipoprotein (LDL) bersifat sangat mampu untuk membuat proses
pengapuran pembuluh darah. Karenanya dikenal sebagai kolesterol jahat.
Sedangkan HDL (High Density Lipoprotein) pada susu kedelai memiliki
sifat sebaliknya yaitu efektif menahan proses pengapuran
Susu Kedelai Mengandung Kalsium Tinggi
Kalsium adalah salah satu mikro mineral yang sangat berguna bagi tubuh manusia,contoh manfaatnya adalah :
o Pengaruh Neurotransmitter, peredaran darah dan fungsi otot urat
o Membantu meningkatkan kekuatan pada tulang
o Membantu peredaran darah secara normal
o Membantu formasi sel protein dan membantu mengatur fungsi otot
o
Mengontrol asam lemak (fatty acids) pada usus yang dapat mengurangi
formasi sel kanker dengan tujuan mencegah terjadinya kanker usus.
Susu kedelai yang kaya dengan kandungan phytoestrogen ternyata bisa membuat regenerasi tulang menjadi lebih baik. Proses regenerasi tulang dari sel-selnya disebut sebagai proses osteoblastik dan susu kedelai diyakini akan mampu membantu proses ini berjalan dengan lebih baik sehingga tulang pun akan diregenerasi dengan baik dan kekuatannya pun terjaga hingga usia yang tua.
Disamping mengkonsumsi susu kedelai, kita tentu harus melakukan pola hidup yang baik agar kesehatan tulang kita terjaga. Banyak pakar kesehatan yang berkata bahwa perlindungan dari penyakit osteoporosis tentu harus dilakukan semenjak usia kita sekitar 20 tahunan. Selain itu, rajin-rajinlah berolahraga dengan rutin sehingga tulang pun akan mendapat kesehatan hingga jangka waktu yang lama.


ConversionConversion EmoticonEmoticon